Sumber : Detik Finance
Badan Pusat Statistik (BPS) mengelompokkan masyarakat ke dalam lima kategori berdasarkan jumlah pengeluaran per bulan, yaitu miskin, rentan, kelas bawah, kelas menengah, dan kelas atas (kaya). Lalu, kapan seseorang bisa disebut sebagai orang kaya?
Berdasarkan situs resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Learning Center, klasifikasi kelas masyarakat di Indonesia mengacu pada standar Bank Dunia, yang melihat tingkat pengeluaran dibandingkan dengan garis kemiskinan.
Secara rinci, masyarakat yang termasuk dalam kelompok miskin adalah mereka yang memiliki pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan. Sementara itu, kelompok rentan memiliki pengeluaran 1-1,5 kali dari garis kemiskinan, sedangkan mereka yang sedang menuju kelas menengah menghabiskan 1,5-3,5 kali dari garis kemiskinan.
Selanjutnya, kelas menengah mencakup mereka dengan pengeluaran per kapita sekitar 3,5-17 kali garis kemiskinan. Seseorang baru dikategorikan sebagai kelas atas atau kaya jika memiliki pengeluaran per kapita lebih dari 17 kali garis kemiskinan.
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2024, garis kemiskinan di Indonesia tercatat sebesar Rp 582.932 per kapita per bulan. Dengan demikian, seseorang dikatakan masuk dalam kategori kelas atas jika memiliki pengeluaran lebih dari Rp 9.909.844 per bulan. Jika dibulatkan, individu dengan pendapatan minimal Rp 10 juta per bulan termasuk dalam kategori kaya menurut BPS. Namun, mereka yang berpenghasilan jauh lebih besar tetap masuk dalam kategori yang sama.
Untuk kategori kelas menengah, pengeluaran berkisar antara 3,5-17 kali garis kemiskinan atau sekitar Rp 2,04 juta hingga Rp 9,90 juta per bulan per kapita. Sementara itu, mereka yang sedang menuju kelas menengah memiliki pengeluaran 1,5-3,5 kali garis kemiskinan, yaitu antara Rp 874,39 ribu hingga Rp 2,04 juta per bulan. Adapun kelompok rentan miskin memiliki pengeluaran 1-1,5 kali garis kemiskinan, yakni antara Rp 582,93 ribu hingga Rp 874,39 ribu per bulan.
Baca Juga : Industri Minta Pajak Kripto Dihapus, Ini Alasannya
#bps #susenas #orangkaya