Bank Mandiri Masuk Daftar Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik 2025

Bank Mandiri Masuk Daftar Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik 2025

Sumber : Detik Finance

Bank Mandiri Raih Penghargaan Internasional, Masuk Daftar World’s Best Companies 2025 Asia Pacific

Bank Mandiri kembali meraih pengakuan di tingkat internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Companies 2025 Asia Pacific versi TIME. Dalam pemeringkatan tersebut, Bank Mandiri menempati posisi ke-105 dari 500 perusahaan terbaik di Asia Pasifik, menjadikannya bank terbaik dalam kategori Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) IV asal Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi ini.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan yang solid, menciptakan lingkungan kerja yang sehat, serta menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pegawai Bank Mandiri yang adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Kami yakin sektor perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, kami terus berinovasi dan beradaptasi, baik dalam meningkatkan layanan kepada nasabah maupun memastikan operasional kami bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujar Darmawan dalam pernyataan tertulis pada Jumat (21/2/2025).

Pengakuan dari TIME semakin memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin industri perbankan di Indonesia serta menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.

Kinerja Keuangan Bank Mandiri

Pada Kuartal IV 2024, Bank Mandiri mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp 55,78 triliun, ditopang oleh pendapatan bunga bersih (NII) yang mencapai Rp 75,83 triliun. Kredit yang disalurkan secara konsolidasi mencapai Rp 1.670,55 triliun, meningkat 19,5% secara year on year (YoY), dengan pertumbuhan positif di berbagai segmen utama.

Prestasi ini menjadikan Bank Mandiri sebagai pemimpin pasar kredit di industri perbankan. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan / NPL) tetap terkendali di level 0,97% pada akhir 2024, turun 5 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mandiri tumbuh 7,73% YoY menjadi Rp 1.699 triliun, didorong oleh peningkatan signifikan pada segmen giro dan tabungan. Porsi CASA mencapai 80,3% dari total DPK, menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam mengoptimalkan pendanaan berbasis dana murah.

Metode Penilaian TIME

TIME melakukan penilaian berdasarkan tiga aspek utama: survei kepuasan karyawan, kinerja keuangan, serta transparansi keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance / ESG).

Survei kepuasan karyawan melibatkan lebih dari 50.000 responden di Asia Pasifik untuk menilai kenyamanan kerja serta kecenderungan mereka merekomendasikan perusahaan. Kinerja keuangan dinilai berdasarkan pertumbuhan pendapatan periode 2021-2023, baik secara absolut maupun relatif terhadap industri. Sementara itu, transparansi keberlanjutan diukur melalui indikator ESG, termasuk pengelolaan emisi karbon, konsumsi energi, serta kebijakan sosial dan tata kelola perusahaan.

Dengan pencapaian ini, Bank Mandiri semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di kawasan Asia Pasifik. Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga : Kapan Orang Bisa Disebut Kaya di Indonesia?

#bankmandiri #asiapasific #indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *